Acara ini diikuti oleh seluruh jama'ah umroh, dewan asatidz, serta beberapa perwakilan wali santri dengan tujuan menanamkan pemahaman mendalam tentang rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji. Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga merasakan secara langsung suasana pelaksanaan manasik layaknya di Tanah Suci.
Kegiatan diawali dengan sambutan hangat dari pimpinan pondok dan perwakilan PT Bajrah Ilahi, yang menekankan pentingnya membangun kesadaran spiritual sejak dini melalui simulasi ibadah. Suasana semakin khidmat ketika para santri mengenakan pakaian ihram putih, menandakan kesucian niat dan kesetaraan di hadapan Allah SWT.
Dengan bimbingan tim profesional dari PT Bajrah Ilahi, para peserta diajak mempraktikkan seluruh rangkaian ibadah haji—mulai dari niat ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah di Mina, hingga thawaf dan sa’i di Ka’bah mini yang telah disiapkan dengan rapi di area pondok.
Selain menjadi sarana pembelajaran, acara ini juga menjadi pengalaman spiritual yang menyentuh hati, menumbuhkan rasa rindu akan Baitullah, serta memotivasi para santri untuk terus memperdalam ilmu agama dan memperbaiki ibadah.
Melalui kegiatan manasik ini, Pondok Pesantren Aurodul Qur’an berharap dapat menanamkan nilai-nilai keikhlasan, disiplin, dan kebersamaan—sekaligus menumbuhkan cita-cita luhur agar kelak para santri dapat menunaikan ibadah haji yang sesungguhnya dengan hati yang bersih dan niat yang tulus.
🌙 Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat ukhuwah, dan menjadi langkah awal menuju perjalanan spiritual menuju rumah Allah.